Insight Sustainability
Mendalami tentang keberlanjutan:
Wawasan untuk masa depan yang lebih hijau.
Mengenal Sustainable Development Goals (SDGs)
Konsep Sustainable Development (Pembangunan Berkelanjutan) pertama kali diperkenalkan sebagai tujuan
sosial pada konferensi pertama PBB dalam bidang Lingkungan Hidup di Stocklom pada tahun 1972. Latar
belakang diadakan konferensi tersebut dipicu oleh kekhawatiran global akan kemiskinan yang
berlarut-larut dan meningkatnya ketidakadilan sosial, ditambah dengan kebutuhan pangan dan masalah
lingkungan global serta kesadaran bahwa ketersedian sumber daya alam untuk mendukung pembangunan
ekonomi amatlah terbatas.
Sejak itu Pembangunan Berkelanjutan telah menjadi isu
penting di kancah internasional, termasuk di antara negara-negara yang tergabung dalam G-20, dan
menghasilkan berbagai komitmen internasional. Beberapa tahapan perjalanan yang menghasilkan komitmen
internasional yang penting adalah:
Earth Summit and Agenda 21
Konsep Pembangunan Berkelanjutan adalah tujuan yang dapat dicapai oleh semua orang di dunia, baik di tingkat local, nasional, regional atau internasional
Mewajibkan hanya negara Annex1 untuk melakukan penurunan emisi seperti emisi mereka sebelum tahun 1990 dan tidak mewajibkan negara non Annex (termasuk Indonesia)
Rencana aksi global yang ditargetkan tercapai pada tahun 2030 guna mengakhiri kemiskinan, mengurangi kesenjangan dan melindungi lingkungan. SDGs berlaku bagi seluruh negara, sehingga seluruh negara memiliki kewajiban moral mencapai tujuan dan target SDGs
Konsep Pembangunan Berkelanjutan adalah tujuan yang dapat dicapai oleh semua orang di dunia, baik di tingkat local, nasional, regional atau internasional

